ResearchOpen AccessPDF tersedia
2026•Hasil Penelitian dan Pengabdian
<p>
The water content and carbon ash content, as well as the effectiveness of carbon adsorption power from rice husk and hazelnut shells to Fe content in dug wells water.</p>
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Oktovianus Sandy, 22586208044, 2026, Judul Skripsi: Analisis Hubungan Peningkatan Biaya Pendidikan Pada Mahasiswa Angkatan 2024-2025 Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Tribuana Kalabahi. Pembimbing I. Alboin Selly, M.Pd, Pembimbing II. Agnes M. Kolly, S.Si.,Teol.M.,Fil. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara peningkatan biaya pendidikan dan kualitas layanan pendidikan pada mahasiswa angkatan 2024-2025 di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Tribuana Kalabahi. Latar Belakang penelitian ini didasarkan pada adanya penyesuaian biaya pendidikan berupa SPP dan SKS yang diharapkan sejalan dengan peningkatan kualitas layanan akademik, khususnya layanan dosen dan optimalisasi kalender akademik. Mahasiswa sebagai pengguna layanan pendidikan memilki harapan terhadap mutu pelayanan yang profesional, responsif, dan tepat waktu sesuai dengan standar akademik pergururan tinggi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Populasi penelitian berjumlah 711 mahasiswa aktif FKIP angkatan 2024-2025, dengan sampel sebanyak 84 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert lima tingkat. Data dianalisis menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, analisis statistik deskriptif, uji korelasi Pearson Product Moment, uji signifikan (uji t), dan koefisisen determinasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa seluruh instrumen penelitian dinyatakan valid dan reliabel. Hasil uji korelasi Pearson Product Moment memperoleh nilai koefisisen korelasi sebesar 0,329 dengan nilai signifikan 0.0020,05. Hasil tersebut menunjukan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara peningkatan biaya pendidikan dan kualitas layanan pendidikan pada mahasiswa FKIP Universitas Tribuana Kalabahi. Analisis koefisien determinasi menunjukan nilai sebesar 10,9% yang berarti variabel peningkatan biaya pendidikan memberikan kontribusi sebesar 10,9% terhadap kualitas layanan pendidikan, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain diluar penelitian ini. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa peningkatan biaya pendidikan memiliki hubungan positif terhadap kualitas layanan pendidikan, meskipun tingkat hubungan berada pada kategori rendah. Oleh karena itu, pihak Universitas diharapkan dapat meningkatkan transparansi pengelolaan biaya pendidikan dan terus memperbaiki mutu layanan akademik agar sesuai dengan harapan mahasiswa. Kata Kunci: Peningkatan Biaya Pendidikan, Layanan Dosen, dan Optimalisasi Kalender Akademik
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Roslineta Maima, 2026. Nilai-Nilai Edu Teologi dalam Pelaksanaan Belis pada Masyarakat Suku Abui di Desa Manetwati. Program Studi Pendidikan Teologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Tribuana Kalabahi. Pembimbing 1 Agnes M. Kolly, S.Si.,Teol. M.Fil Pembimbing 2 Pdt. Delila Tanaem, M.Th. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya pergeseran makna dalam praktik belis pada masyarakat Suku Abui di Desa Manetwati. Belis yang pada awalnya dimaknai sebagai simbol penghormatan, tanggung jawab, dan pengikat hubungan kekeluargaan, dalam perkembangannya mulai mengalami perubahan makna menjadi lebih berorientasi pada nilai material dan status sosial. Kondisi tersebut menimbulkan berbagai persoalan sosial seperti beban ekonomi, konflik antar keluarga, serta potensi ketidakadilan yang dapat bertentangan dengan nilai-nilai iman Kristen. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan tradisi belis serta mengidentifikasi nilai-nilai edu teologis yang terkandung dalam pelaksanaan belis pada masyarakat Suku Abui di Desa Manetwati. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, dan dokumentasi dengan melibatkan tokoh adat, tokoh gereja, dan masyarakat setempat. Teknik analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan belis pada masyarakat Suku Abui di Desa Manetwati masih memegang peranan penting sebagai bagian dari tradisi adat dalam perkawinan. Belis dipahami sebagai simbol penghormatan terhadap perempuan, tanggung jawab laki-laki, serta pengikat hubungan kekeluargaan antara kedua belah pihak. Selain itu, dalam pelaksanaan belis ditemukan nilai-nilai edu teologis seperti nilai kasih, tanggung jawab, penghormatan terhadap martabat manusia, keadilan, kebersamaan, dan solidaritas sosial yang sejalan dengan ajaran Pendidikan Agama Kristen. Namun demikian, praktik belis dalam perkembangannya mengalami pergeseran makna yang lebih menekankan aspek material dan status sosial sehingga berpotensi menimbulkan tekanan ekonomi, konflik sosial, dan ketidakadilan dalam masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan pemahaman yang bijaksana agar tradisi belis tetap dilestarikan sesuai dengan nilai-nilai iman Kristen. Kata kunci: Edu Teologi, Belis, Suku Abui
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Selfina Tande. NIM 22586208075. Pelayanan Gereja dalam Pendampingan Pastoral terhadap Jemaat yang Menghadapi Tekanan Ekonomi di GMIT Salem Pasi. Program Studi Pendidikan Teologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Tribuana Kalabahi, 2026. Pembimbing I: Agnes Magdelina Kolly, S.Si.Teol., M.Fill. Pembimbing II: Adolfina Oualeng, M.Th., PAK. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kondisi jemaat GMIT Salem Pasi yang mengalami tekanan ekonomi akibat gagal panen, cuaca yang tidak menentu, dan ketidakstabilan pendapatan keluarga. Kondisi tersebut memengaruhi kehidupan sosial, emosional, dan spiritual jemaat sehingga gereja perlu memberikan pendampingan pastoral secara holistik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk pelayanan gereja dalam pendampingan pastoral terhadap jemaat yang menghadapi tekanan ekonomi, kendala yang dihadapi gereja dalam pelaksanaannya, serta perubahan yang dialami jemaat setelah menerima pendampingan pastoral. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara dengan pendeta, diaken, dan jemaat GMIT Salem Pasi. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelayanan pendampingan pastoral di GMIT Salem Pasi dilakukan melalui ibadah rumah tangga, kunjungan pastoral, konseling, bantuan diakonia, serta program pemberdayaan ekonomi seperti pelatihan keterampilan dan pertanian terpadu. Dalam pelaksanaannya, gereja menghadapi beberapa kendala, seperti keterbatasan sumber daya diaken, banyaknya kebutuhan jemaat, serta kurangnya keterlibatan sebagian jemaat dalam kegiatan pendampingan. Pendampingan pastoral memberikan dampak positif bagi jemaat, yaitu penguatan iman, ketenangan batin, meningkatnya harapan hidup, serta motivasi untuk bekerja dan menghadapi tekanan ekonomi. Namun, perubahan tersebut belum dirasakan secara merata oleh seluruh jemaat. Kata Kunci: Pendampingan Pastoral, Tekanan Ekonomi, Pelayanan Gereja.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Welmina Sallang, 2026. Profil Guru Misionaris dan Non Misionaris Non-PNS Di Lingkup YAPENKRIS Pingdoling Alor. Program Studi Pendidikan Teologi, Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Tribuana Kalabahi. Pembimbing I: Dr. Fredrik Abia Kande, M.Pd, Pembimbing II: Adolfina Oualeng, M.Th.PAK. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya perbedaan kondisi antara guru misionaris dan guru Non misionaris Non-PNS di sekolah-sekolah dalam lingkup Pingdoling Alor, terutama dari segi status kepegawaian beban tugas, penyiapan perangkat pembelajaran, kesejahteraan, dan budaya positif di sekolah. Keberadaan guru misionaris menjadi bagian penting dalam pelayanan pendidikan Kristen karena tidak hanya menjalankan tugas mengajar tetapi juga pelayanan iman di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil guru misionaris dan Non misionaris Non-PNS di lingkup YAPENKRIS Pingdoling Alor. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis kualitatif dengan langkah-langkah yakni: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.“Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru misionaris dan guru Non misionaris Non-PNS tergambarkan dalam beberapa aspek. Dari segi status kepegawaian, seluruh guru berada di bawah pengelolaan Yayasan dengan status Non-PNS dengan guru misionaris status kontrak sedangkan guru Non misionaris Non-PNS belum berstatus kontrak/ komite. Dari segi beban tugas, guru misionaris tidak hanya melaksanakan tugas mengajar tetapi juga terlibat dalam pelayanan dan pembinaan rohani di sekolah. Dalam penyiapan perangkat pembelajaran, sebagian besar guru misionaris dan Non-misionaris Non-PNS telah menyiapkan modul ajar, bahan ajar, dan instrumen penilaian. Perangkat pembelajaran ini disiapkan sesuai mata pelajaran yang diampu dan kelas yang diasuh masing-masing guru. Meskipun demikian, terdapat beberapa kendala dalam pelaksanaan perangkat pembelajaran, antara lain keterbatasan waktu dan fasilitas pendukung, yang mempengaruhi efektivitas penyusunan dan penggunaan perangkat ajar. Hal ini menunjukkan bahwa guru telah berupaya menyiapkan materi pembelajaran sesuai tanggung jawabnya di sekolah masing-masing. Dari segi kesejahteraan, guru misionaris masih menghadapi keterbatasan penghasilan dan fasilitas pendukung dalam menjalankan tugas pelayanan dan pendidikan. Demikian pula, guru non misionaris non-PNS juga mengalami keterbatasan kesejahteraan, terutama dalam hal penghasilan yang belum memadai, belum adanya jaminan kerja yang tetap, serta minimnya fasilitas penunjang pembelajaran. Kondisi ini mempengaruhi motivasi dan keberlangsungan tugas mereka dalam mendukung proses pendidikan di sekolah. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa guru misionaris dan guru Non misionaris Non-PNS memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan Kristen di lingkungan YAPENKRIS oleh karena itu, diperlukan perhatian dan dukungan dari Yayasan serta sekolah untuk meningkatkan status kesejahteraan dan profesionalitas guru demi terciptanya kualitas pendidikan yang lebih baik. Kata Kunci: profil guru misionaris, guru Non-PNS, budaya positif .
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Sunenti H. Lanmai 22586208068. 2026. Analisis faktor-faktor penyebab keputusan mahasiswa FKIP memilih tinggal bersama orang tua asuh dan dampaknya bagi mahasiswa FKIP Universitas Tribuana Kalabahi Program Studi Pendidikan Teologi Fakultas keguruan dan ilmu pendidikan Universitas Tribuana Kalabahi. pembimbing I Adolfina Oualeng M.Th, PAK,Kons,pembimbing II Pdt.Delila Tanaem,M.Th Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena mahasiswa FKIP yang memilih tinggal bersama orang tua asuh/wali selama menjalani pendidikan. Keputusan tersebut dipengaruhi oleh berbagai faktor yang berkaitan dengan kondisi ekonomi, sosial, psikologis, dan geografis mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis faktor-faktor penyebab mahasiswa memilih tinggal bersama orang tua asuh/wali serta dampak yang dirasakan selama tinggal bersama orang tua asuh/wali. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui angket. Teknik analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis deskriptif untuk mengetahui faktor-faktor yang paling dominan memengaruhi keputusan mahasiswa tinggal bersama orang tua asuh/wali serta dampak yang dirasakan mahasiswa selama tinggal bersama orang tua asuh/wali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keputusan mahasiswa FKIP Universitas Tribuana Kalabahi untuk tinggal bersama orang tua asuh/wali dipengaruhi oleh empat faktor utama, yaitu faktor ekonomi, sosial, psikologis, dan geografis. Dari keempat faktor tersebut, faktor sosial menjadi faktor yang paling dominan karena mahasiswa memperoleh dukungan sosial, kenyamanan lingkungan, hubungan yang baik dengan keluarga asuh, serta kemudahan dalam beradaptasi dengan lingkungan sekitar. Selain itu, tinggal bersama orang tua asuh/wali juga memberikan dampak positif bagi mahasiswa, baik dari segi ekonomi, sosial, psikologis, maupun spiritual. Dari keempat dampak tersebut, dampak spiritual menjadi dampak yang paling dominan dirasakan mahasiswa karena memberikan peningkatan dalam nilai keagamaan, kedisiplinan beribadah, pembentukan karakter, serta kesadaran spiritual selama menjalani perkuliahan. Kata kunci: Faktor Sosial, Orang Tua Asuh/Wali, Dampak Spiritual, Mahasiswa FKIP.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Defita Lohmay, 2026. Penerapan Model Pendampingan Membaca Pemula Untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Pada Siswa Kelas III UPTD SD Inpres Tamanapui. Program Studi Pendidikan Teologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tribuana Kalabahi. Pembimbing:1. Dr. Fredrik Abia Kande, S,Pd., M.Pd., Pembimbing II. Adolfina Oualeng, M.Th. PAK. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan membaca pemula yang dilakukan di siswa kelas III setelah dilakukan pendampingan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan melalui observasi dan wawancara terhadap guru kelas dan siswa kelas III. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya pendampingan membaca pemula yang dilakukan guru dilaksanakan dalam beberapa bentuk seperti pendampingan membaca secara langsung di dalam kelas, Upaya pendampingan membaca pemula yang dilakukan guru pada siswa kelas III dilaksanakan dalam beberapa bentuk kegiatan pembelajaran yang terencana. Bentuk kegiatan pendampingan meliputi pendampingan membaca secara langsung di dalam kelas, pendampingan individu kepada siswa yang mengalami kesulitan membaca, membaca secara rutin, membaca individu, membaca bersama, menggunakan media pembelajaran seperti buku bergambar dan buku cerita Alkitab, serta penggunaan metode membaca seperti membaca bersama, membaca bergilir dan membaca individu. Dalam proses pembelajaran, guru juga memberikan motivasi dan araahan, dan bimbingan secara langsung kepada siswa agar siswa tetap percaya diri saat membaca. Upaya tersebut membantu siswa lebih mudah memahami pembelajaran membaca pemula. Namun setelah dilakukan pendampinagn membaca pemula, kemampuan membaca siswa kelas III mengalami peningkatan. Peningkatan yaitu 2 siswa belum bisa membaca, 4 siswa belum membaca lancar, dan 7 siswa sudah membaca lancar. Hal tersebut terlihat dari kemampuan siswa dalam pengenalan huruf, membaca suku kata, membaca kata, membaca kalimat, serta meningkatnya kelancaran membaca siswa. Selain itu siswa lebih berani membaca didepan dalam kelas, lebih aktif mengikuti pembelajaran, dan lebih percaya diri saat membaca. Hasil evaluasi pembelajaran juga menunjukan adanya perkembangan kemampuan membaca siswa dibandingkan sebelum dilakukan pendampingan membaca pemula. Dalam pelaksanaan pendampingan membaca pemula, terdapat beberapa hambatan yang dihadapi guru. Hambatan tersebut berupa kurangnya kemampuan mengenal huruf dan bunyi huruf, siswa masih membaca dengan tidak lancar, perbedaan kemampuan membaca siswa, kurangnya dukungan orang tua, serta kurangnya minat membaca siswa. Dengan demikian penerapam model pendampingn membaca pemula mampu membantu meningkatkan kemampuan membaca siswa kelas III walaupun masih terdapat beberapa hambatan dalam pelaksanaan.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Dian Venesia Tubulau, 2026. Analisis Kebijakan Re-branding Sekolah GMIT Lingkup Yapenkris Pingdoling Alor dari Aspek Administrasi, Latar Fisik sekolah, dan Budaya Positif. Skripsi. Program Studi Pendidikan Teologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Tribuana Kalabahi. Pembimbing I: Dr. Fredrik A. Kande, M.Pd. Pembimbing II: Alboin Selly, M.Pd. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya persepsi masyarakat terhadap mutu sekolah GMIT, sehingga Yapenkris Pingdoling Alor menetapkan kebijakan re-branding sekolah GMIT pada tahun 2023. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perumusan, implementasi, dan evaluasi kebijakan re-branding sekolah GMIT dari aspek administrasi, latar fisik sekolah, dan budaya positif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif analitis. Lokasi penelitian dilakukan di SD GMIT 007 Kabola, SMP Kristen 02 Kalabahi, dan SMA Kristen 2 Kalabahi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dokumentasi, dan angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan re-branding dilakukan melalui pembenahan administrasi sekolah, perubahan latar fisik sekolah, dan penerapan budaya positif Kristen. Implementasi kebijakan telah berjalan sejak tahun 2023, namun masih dilakukan secara bertahap karena keterbatasan dana. Kebijakan ini memberikan dampak positif terhadap identitas sekolah dan perkembangan pendidikan sekolah GMIT di bawah Yapenkris Pingdoling Alor. Kata kunci: Analisis Kebijakan Re-branding Sekolah GMIT Yapenkris Pingdoling Alor, Administrasi, Latar Fisik Sekolah, Budaya Positif.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Adolfina Oko Nim. 22461201003. Analisis Pengaruh Promosi Daya Tarik Dan Lokasi Terhadap Keputusan Pngunjung Di Tempat Wisata Tongke Lima Desa Aimoli Kecamatan Alor Barat Laut Kabupaten Alor.Pembimbing I Dr. Mesak Y. Awang, SE., MM. Pembimbing II Theresia L. L. Peny,SE.,MM Salah satu tempat wisata di Kabupaten Alor yang bernuansa wisata alam adalah Destinasi Wisata Tongke Lima. Destinasi Wisata Tongke Lima harus mampu mnciptakan promosi,daya tarik dan lokasi yang unik sehingga memunculkan peluang minat wisatawan untuk berkunjung. Melihat kondisi saat ini banyaknya tempat wisata yang ada di Kabupaten Alor sehingga harus berlomba-lomba menciptakan daya tarik, memotivasi orang-orang untuk berkunjung serta melakukan promosi yang berbeda dengan tempat wisata lainnya sehingga menarik pengunjung. Hal ini juga akan memunculkan peluang minat wisata untuk keputusan berkunjung. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui seberapa pengaruhnya variabel promosi, daya tarik dan lokasi terhadap keputusan berkunjung wisatawan di Destinasi Wisata Tongke Lima Desa Aimoli Kecamatan Alor Barat Laut. Adapun teknik pengambilan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner dengan populasi yang dipakai adalah wisatawan yang pernah mengunjungi Destinasi Wisata Tongke Lima. Jumlah sampel dalam penelitian ini 125 responden. Metode pengambilansampel dilakukan dengan non probability sampling dan dengan purposive sampling sebagai teknik penentuan sampelnya. Teknik pengujian data kuesioner yang diuji menggunakan uji reliabilitas dan uji validitas, untuk analisis data menggunakan regresi linier berganda karena variabel bebas (X) lebih dari satu. Data diuji dengan menggunakan uji-f (simultan) dan Uji-t (Parsial) dan uji determinasi R2 (R Square). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Promosi (X1) berpengaruh positif terhadap Keputusan Berkunjung (Y). Daya Tarik (X2) berpengaruh positif terhadap Keputusan Berkunjung (Y). Lokasi (X3) berpengaruh positif terhadap Keputusan Berkunjung (Y). Promosi, Daya Tarik dan Lokasi secara simultan berpegaruh kuat terhadap keputusan berkunjung di Destinasi Wisata Tongke Lima..
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Adriana E. Mau, Nim 21586208035. Skripsi dengan judul “Pengaruh Ketersediaan Dan Kualitas Fasilitas Kampus Terhadap Kepuasan Mahasiswa Di Program Studi Pendidikan Teologi.” Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh ketersediaan dan kualitas fasilitas kampus terhadap kepuasan mahasiswa di program Studi Pendidikan Teologi Universitas Tribuana Kalabahi. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya fasilitas kampus sebagai penunjang utama dalam proses pembelajaran, yang berpotensi mempengaruhi tingkat kepuasan mahasiswa. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner. Populasi adalah penelitian ini berjumlah 235 mahasiswa, dengan sampel sebanyak 148 responden yang dianalisis. Teknik analisis data meliputi analisis deskriptif dan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat ketersediaan dan kualitas fasilitas kampus berada pada kategori cukup dengan nilai rata-rata sebesar 2,33. Sementara itu, tingkat kepuasan mahasiswa berada pada kategori rendah hingga cukup dengan nilai rata-rata sebesar 2,21. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan antara ketersediaan dan kualitas fasilitas kampus terhadap kepuasan mahasiswa, dengan persamaan regresi Y =1,10 + 0,47X dan nilai signifikansi 0,003, 0,05. Koefisien determinasi (R2) sebesar 0,42 menunjukkan bahwa 42% kepuasan mahasiswa dipengaruhi oleh fasilitas kampus, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa semakin baik ketersediaan dan kualitas fasilitas kampus, maka semakin tinggi tingkat kepuasan mahasiswa. Oleh karena itu, pihak program studi diharapkan dapat meningkatkan kualitas fasilitas, khususnya pada aspek ruang ibadah, akses teknologi, dan laboratorium, guna mendukung proses pembelajaran yang lebih optimal. Kata kunci: Fasilitas Kampus, Kualitas Fasilitas, Kepuasan Mahasiswa, Pendidikan Teologi.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kinerja pengelolaan keuangan pemerintah daerah merupakan keseluruhan kegiatan yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, penatausahaan, pelaporan, pertanggungjawaban, dan pengawasan keuangan daerah. Penelitian ini dilakukan di Pemerintah Daerah Kabupaten Alor dengan menggunakan data sekunder dari tahun 2021-2024. Populasi dalam penelitian ini adalah Laporan Keuangan Pemerintah Kabupaten Alor dari tahun 2021 – 2024 sedangkan sampel adalah data PAD, data belanja dan data dana transfer baik dari pusat, provinsi dan pinjaman dari tahun 2021-2024. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan studi dokumentasi sedangkan analisis data menggunakan analisis rasio. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja pengelolaan keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Alor tahun 2021-2024 berdasarkan rasio efektivitas menurut Depdagri, Kepmendagri No. 690.900.327 tahun 1996 tentang pedoman penilaian kinerja keuangan, maka berada pada kriteria tinggi adalah efektif, sedangkan kinerja pengelolaan keuangan berdasarkan rasio Efisiensi berada pada kriteria adalah efisien. Sedangkan penilaian kinerja pengelolaan keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Alor tahun 2021-2024 berdasarkan rasio kemandirian berada pada kriteria rendah sekali atau pada pola hubungan instruktif.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Ninsi Nofita Seli Illu, 22586208040, 2026, Judul Skripsi: Analisis Penerapan Pendekatan Pembelajaran Kontekstual Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Kristen Di SMA Negeri Mauta. Program Studi Pendidikan Teologi Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Tribuana Kalabahi. Pembimbing I. Alboin Selly, M.Pd., Pembimbing 2. Dr. Fredrik A. Kande, M.Pd. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan pendekatan pembelajaran kontekstual (Contextual Teaching and Learning/CTL) pada mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen Di SMA Negeri Mauta. Pendekatan kontekstual dipandang sebagai solusi karena menekankan keterlibatan aktif siswa serta keterkaitan antara materi pembelajaran dengan pengalaman hidup sehari-hari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Penelitian dilaksanakan di SMA Negeri Mauta, kabupaten Alor, dengan subjek penelitian meliputi guru Pendidikan Agama Kristen, siswa kelas XII, serta kepala sekolah dan wakil kepala sekolah bidang kurikulum. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Penerapan pembelajaran kontekstual pada mata pelajaran pendidikan agama kristen di SMA Negeri Mauta, menunjukan bahwa CTL telah diterapkan secara nyata sejak tahun ajaran 2025/2026. Guru menerapkan pendekatan ini secara fleksibel, tidak terbatas pada waktu khusus, melainkan setiap kali materi dapat dikaitkan dengan kehidupan nyata siswa. Penerapan CTL mencakup tujuh komponen utama, yaitu konstruktivisme, inquiri, bertanya, masyarakat belajar, pemodelan, refleksi, dan penilaian autentik. Faktor-faktor yang dipertimbangkan guru dalam penerapan CTL pada mata pelajaran PAK, diantaranya kehadiran siswa yang tidak menentu akibat jarak tempat yang jauh, kondisi alam yang tidak menentu seperti perubahan cuaca dan aktivitas gunung api, serta keterbatasan infastruktur berupa jaringan internet yang tidak stabil dan kondisi listrik yang sering padam. Penerapan CTL pada mata pelajaran PAK, menunjukan respon yang sangat positif dari para siswa kelas XII SMA Negeri Mauta. Keterlibatan siswa tampak nyata dalam berbagai kegiatan pembelajaran, mulai dari diskusi kelompok, tanya jawab, hingga presentasi di depan kelas. Kata Kunci: Pembelajaran Kontekstual, CTL, Pendidikan Agama Kristen, Partisipasi Siswa, Pembelajaran Bermakna.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Christiaan Silfa Lasibey, 22586208010, 2026, “Analisis Deskriptif Intensitas Penggunaan Handphone dan Tingkat Kelekatan Emosional Anak SD GMIT 022 Mola dengan Orang Tua.” Program Studi Pendidikan Teologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Tribuana Kalabahi. Pembimbing I: Adolfina Oualeng, M.Th.PAK., Konsl. Pembimbing II: Alboin Selly, M.Pd. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan intensitas penggunaan handphone dan tingkat kelekatan emosional anak dengan orang tua pada siswa SD GMIT 022 Mola. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Populasi penelitian berjumlah 58 siswa kelas VI SD GMIT 022 Mola, dan seluruh populasi dijadikan sampel menggunakan teknik sampel jenuh (total sampling). Pengumpulan data dilakukan melalui angket skala Likert yang terdiri dari 30 butir pernyataan untuk variabel intensitas penggunaan handphone dan 30 butir pernyataan untuk variabel kelekatan emosional anak dengan orang tua. Analisis data menggunakan statistik deskriptif berupa frekuensi, persentase, dan nilai rata-rata (mean). Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas penggunaan handphone berada pada kategori sangat tinggi dengan nilai rata-rata (mean) sebesar 3,61 dan persentase sebesar 90,13%. Indikator tertinggi terdapat pada ketergantungan terhadap handphone dengan mean 3,75, sedangkan indikator terendah terdapat pada durasi penggunaan handphone dengan persentase 76,68%. Tingginya intensitas penggunaan handphone menunjukkan bahwa handphone telah menjadi bagian penting dalam aktivitas sehari-hari siswa. Sementara itu, tingkat kelekatan emosional anak dengan orang tua berada pada kategori sangat baik dengan nilai rata-rata (mean) sebesar 3,41. Indikator tertinggi terdapat pada rasa aman dengan mean 3,69, sedangkan indikator terendah terdapat pada kenyamanan saat berpisah dengan mean 2,87. Hasil ini menunjukkan bahwa anak memiliki hubungan emosional yang positif dengan orang tua yang ditandai oleh rasa aman, kepercayaan, kedekatan emosional, perhatian, kepedulian, serta komunikasi yang baik. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa siswa SD GMIT 022 Mola memiliki intensitas penggunaan handphone yang sangat tinggi, namun tetap memiliki tingkat kelekatan emosional yang sangat baik dengan orang tua. Hal ini menunjukkan bahwa tingginya penggunaan handphone belum mengurangi hubungan emosional anak dengan orang tua, meskipun penggunaan handphone yang berlebihan tetap perlu mendapat perhatian dan pengawasan agar tidak mengurangi kualitas interaksi dalam keluarga. Kata Kunci: Intensitas penggunaan handphone, kelekatan emosional, anak sekolah dasar, orang tua, deskriptif kuantitatif.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Haron Madibagor, 2026. Strategi Guru dalam Mengatasi Kesulitan Membaca Siswa Kelas III Di SD Negeri 11 Probur. Program Studi Pendidikan Teologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tribuana Kalabahi. Pembimbing 1. Dr. Fredrik Abia Kande, M.Pd., Pembimbing II. Adolfina Oualeng, M.Th.PAK. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi guru dalam mengatasi kesulitan membaca siswa kelas lll di UPTD SD Negeri 11 Probur. Kemampuan membaca merupakan keterampilan dasar yang sangat penting dalam menunjang keterampilan belajar di sekolah dasar. Namun, berdasarkan hasil observasi awal ditemukan bahwa masih terdapat siswa yang mengalami kesulitan membaca, seperti kesulitan menggabungkan suku kata, membaca dengan tempo lambat, serta kurang memahami isi bacaan. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh keterbatasan bahan bacaan, minimnya media pembelajaran, rendahnya kebiasaan membaca siswa serta pengunaan metode pembelajaran yang masih kurang bervariasi Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Lokasi penelitian dilaksanakan di UPTD SD Negeri 11 Probur. Sumber data penelitian terdiri atas data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dengan tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis kesulitan membaca yang dialami siswa meliputi kesulitan membaca suku kata, membaca dengan lancar, serta memahami isi bacaan sederhana. Dalam mengatasi kesulitan tersebut, guru menerapkan beberapa strategi, yaitu membaca bersama, membaca terbimbing, pengunaan kartu huruf dan kartu kata, pemberian latihan membaca secara rutin, serta pelaksanaan kegiatan literasi 15 menit seblum pembelajaran dimulai. Guru juga memberikan bimbingan individual dan motivasi kepada siswa agar lebih percaya diri dalam belajar membaca. Meski demikian, guru masi mengalami beberapa kendala, seperti keterbatasan fasilitas, serta perbedaan kemampuan membaca siswa dalam satu kelas. Berdasarkan hasil penelitian, peneliti menyarankan agar guru terus mengembangkan strategi pembelajaran yang lebih kreatif dan bervariasi sehingga siswa lebih termotivasi dalam belajar membaca. Sekolah juga diharapkan dapat menyediakan fasilitas dan media pembelajaran yang mendukung kegiatan literasi siswa. Selain itu, orang tua perlu memberikan perhatian dan pendampingan kepada anak dengan membiasakan kegiatan membaca di rumah. Siswa diharapkan lebih rajin berlatih membaca agar kemampuan membaca semakin meningkat. Peneliti selanjutnya juga diharapkan dapat mengembangkan penelitian ini dengan mengunakan metode atau media pembelajaran yang lebih inovatif sehingga dapat mrmbantu mengatasi kesulitan membaca siswa secara lebih efektif. Kata kunci : Strategi guru, kesulitan membaca, kemampuan membaca.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Jeantryani Durauw, 22586208029 2026. Evaluasi Terhadap Kepuasan Pembimbingan Skripsi di Universitas Tribuana Kalabahi Tahun Akademik 2025/2026. Program Studi Pendidikan Teologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Tribuana Kalabahi. Pembimbing I: Alboin Selly, M.Pd. Pembimbing II: Adolfina Oualeng, M.Th., PAK. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kepuasan mahasiswa terhadap layanan pembimbingan skripsi serta faktor-faktor yang memengaruhi kepuasan mahasiswa di Universitas Tribuana Kalabahi Tahun Akademik 2025/2026. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Populasi penelitian berjumlah 468 mahasiswa yang sedang menyusun skripsi pada 11 program studi di Universitas Tribuana Kalabahi. Sampel penelitian sebanyak 83 mahasiswa yang dipilih sebagai responden. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran angket menggunakan skala Likert. Data dianalisis dengan statistik deskriptif berupa frekuensi, persentase, dan nilai rata-rata (mean). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepuasan mahasiswa terhadap pembimbingan skripsi berada pada kategori puas dengan nilai mean sebesar 3,81. Indikator tertinggi terdapat pada kemudahan mahasiswa menghubungi dosen pembimbing dengan nilai mean 3,95, sedangkan indikator terendah terdapat pada dukungan dosen dalam membantu penyelesaian skripsi dengan nilai mean 3,65. Faktor-faktor yang memengaruhi kepuasan mahasiswa juga berada pada kategori puas dengan nilai mean 3,78, yang meliputi kualitas komunikasi, kecepatan respons dosen, ketersediaan waktu bimbingan, kejelasan arahan akademik, dan kualitas umpan balik yang diberikan dosen pembimbing. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa layanan pembimbingan skripsi di Universitas Tribuana Kalabahi telah berjalan dengan baik dan mampu memberikan kepuasan kepada mahasiswa. Namun demikian, peningkatan pada aspek dukungan akademik, komunikasi, dan pendampingan mahasiswa masih perlu dilakukan untuk meningkatkan kualitas layanan pembimbingan skripsi secara optimal. Kata Kunci: kepuasan mahasiswa, layanan pembimbingan skripsi, dosen pembimbing, kualitas layanan akademik.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Melkiasar Penmaley,2026. Analisis Faktor-Faktor Penyebab Penurunan Partisipan Remaja dalam Kegiatan Pusat Pengembangan Anak (PPA) Khususnya Kelas Youth di GMIT Mebung. Skripsi. Program Studi Teologi. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena menurunnya tingkat partisipasi remaja dalam kegiatan Pusat Pengembangan Anak (PPA) Tominuku GMIT Mebung, khususnya pada kelas youth. Penurunan partisipasi tersebut terlihat dari rendahnya tingkat kehadiran, keterlibatan aktif, serta konsistensi remaja dalam mengikuti kegiatan pembinaan yang diselenggarakan secara rutin. Kondisi ini menjadi perhatian karena dapat memengaruhi efektivitas program pembinaan rohani, sosial, dan pengembangan karakter yang menjadi tujuan utama PPA. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat partisipasi remaja dalam kegiatan PPA kelas youth serta menganalisis faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya penurunan partisipasi tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas lima partisipan remaja, dua mentor youth, dan satu koordinator PPA. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat partisipasi remaja dalam kegiatan PPA kelas youth di GMIT Mebung tergolong rendah. Dari 102 partisipan youth yang terdaftar, hanya sekitar 50 partisipan youth yang aktif mengikuti kegiatan secara rutin. Penurunan partisipasi dipengaruhi oleh faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal meliputi minat remaja terhadap kegiatan, motivasi mengikuti kegiatan, Tingkat kebosanan dan kejenuhan terhadap kegiatan, serta rendahnya kepercayaan diri dalam berpartisipasi untuk terlibat aktif dalam berbagai aktivitas. Sementara itu, faktor eksternal meliputi faktor program, faktor relasi dan pendampingan, serta faktor lingkungan. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penurunan partisipasi remaja dalam kegiatan PPA kelas youth di GMIT Mebung merupakan akibat dari interaksi berbagai faktor internal dan eksternal yang memengaruhi keterlibatan remaja. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan metode pembinaan yang lebih kreatif, kontekstual, dan relevan dengan kehidupan remaja, serta peningkatan kerja sama antara pihak gereja, mentor, dan keluarga guna mendorong keterlibatan remaja secara lebih aktif dan berkelanjutan dalam kegiatan PPA. Kata Kunci: Partisipasi Remaja, Pusat Pengembangan Anak (PPA), Kelas Youth, Pelayanan Remaja, GMIT Mebung.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Kompetensi, Etos Kerja, dan Disiplin Kerja terhadap Kinerja Tenaga Lapangan pada Unit Pelaksana Program Keluarga Harapan (UPPKH) Kabupaten Alor. Variabel independen dalam penelitian ini terdiri dari Kompetensi (X₁), Etos Kerja (X₂), dan Disiplin Kerja (X₃), sedangkan variabel dependen adalah Kinerja Tenaga Lapangan (Y). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian adalah seluruh Tenaga Lapangan UPPKH Kabupaten Alor yang berjumlah 55 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh (sensus), sehingga seluruh populasi dijadikan sampel penelitian. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan bantuan program Statistical Package for the Social Sciences (SPSS) versi 26 dengan teknik analisis berupa uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, uji t (parsial), uji F (simultan), dan koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kompetensi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Tenaga Lapangan dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,421 dan nilai signifikansi sebesar 0,001. Etos Kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Tenaga Lapangan dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,281 dan nilai signifikansi sebesar 0,008. Disiplin Kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Tenaga Lapangan dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,610 dan nilai signifikansi sebesar 0,001. Secara simultan, Kompetensi, Etos Kerja, dan Disiplin Kerja berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Tenaga Lapangan dengan nilai F hitung sebesar 66,538 dan nilai signifikansi sebesar 0,001. Variabel yang paling dominan memengaruhi Kinerja Tenaga Lapangan adalah Disiplin Kerja dengan nilai koefisien regresi terbesar yaitu 0,610. Nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 75,3% menunjukkan bahwa Kompetensi, Etos Kerja, dan Disiplin Kerja mampu menjelaskan variasi Kinerja Tenaga Lapangan sebesar 75,3%, sedangkan sisanya sebesar 24,7% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain di luar model penelitian. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Kompetensi, Etos Kerja, dan Disiplin Kerja baik secara parsial maupun simultan berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Tenaga Lapangan pada UPPKH Kabupaten Alor. Disiplin Kerja merupakan variabel yang memiliki pengaruh paling dominan dalam meningkatkan Kinerja Tenaga Lapangan
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Esterlina Molina, NIM 22586208019, dengan judul “Peran Ayah dalam Keluarga Kristen sebagai Teladan Spiritualitas di GMIT Rehobot Benlelang Rayon 3.” Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran ayah sebagai teladan spiritualitas dalam keluarga Kristen, mengetahui alasan rendahnya keterlibatan ayah dalam kegiatan ibadah, serta menganalisis kehidupan spiritualitas keluarga dari ayah yang terlibat maupun yang tidak terlibat dalam ibadah di GMIT Rehobot Benlelang Rayon 3. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Lokasi penelitian dilaksanakan di GMIT Rehobot Benlelang Rayon 3, Desa Nurbenlelang, Kecamatan Alor Tengah Utara, Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur. Sumber data dalam penelitian ini adalah 12 kepala keluarga yang terdiri dari 6 ayah yang aktif mengikuti ibadah dan 6 ayah yang kurang aktif mengikuti ibadah, serta 1 ketua rayon sebagai informan pendukung. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, sedangkan teknik analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ayah yang aktif mengikuti ibadah minggu, ibadah rayon (rumah tangga), dan ibadah kaum bapak mampu menjalankan perannya sebagai teladan spiritual dalam keluarga. Keteladanan tersebut terlihat melalui kebiasaan berdoa bersama keluarga, membimbing anggota keluarga dalam kehidupan iman, aktif mengikuti kegiatan gereja, serta menunjukkan sikap hidup yang mencerminkan nilai-nilai Kristiani. Sebaliknya, ayah yang kurang aktif dalam kegiatan ibadah cenderung kurang menjalankan perannya sebagai pemimpin rohani sehingga berdampak pada kurang berkembangnya kehidupan spiritual keluarga. Rendahnya keterlibatan ayah dalam kegiatan ibadah dipengaruhi oleh faktor kesibukan pekerjaan dan tuntutan ekonomi, kelelahan fisik dan psikologis, rendahnya motivasi rohani, kurangnya pemahaman tentang peran ayah sebagai pemimpin rohani, serta kurangnya pembinaan bagi kaum bapak. Kehidupan spiritual keluarga dari ayah yang aktif dalam ibadah cenderung lebih harmonis dan berpusat pada Tuhan, sedangkan keluarga dari ayah yang kurang aktif dalam ibadah menunjukkan kehidupan rohani yang kurang berkembang. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa keterlibatan aktif ayah dalam kehidupan rohani dan kegiatan gereja sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan spiritualitas keluarga Kristen. Kata Kunci: Peran Ayah, Spiritualitas, Keluarga Kristen
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Sistem Pegendalian Internal, Kompetensi Aparat Desa Dan Pemanfaatan Teknologi Informasi terhadap Akuntalibilitas Pengelolaan Dana Desa. Metodeyang digunakan dalam penelitian ini adalah regrensi linear berganda. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif mengunakan data primer dengan pendekatan statistik deskriptif. Analisis menggunakan bantuan program SPSS 22 forwindows. Teknik pengumpulan data yaitu, observasi, wawancara, kuesioner, dan studi dokumentasi. Teknik analisis data yaitu analisis pendahuluan dan analisis lanjutan. Analisis pendahuluan terdiri dari statistik deskriptif, uji validasi, uji reabilitas, dan uji asumsi klasik. Hasil penelitian membuktikan bahwa: 1). Sistem pegendalian internal berpengaruh terhadap Akuntalibilitas Pengelolaan Dana Desa, yang dibuktikan dengan nilai signifikasi sebesar 0,00 alfa 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa sistem pegendalian internal berpengaruh parsial terhadap akuntalibilitas pengelolaan dana desa., 2). Kompetensi Aparat Desa berpengaruh terhadap Akuntalibilitas Pengelolaan Dana Desa, yang dibuktikan dengan nilai signifikasi sebesar 0,00 alfa 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa Kompetensi Aparat Desa berpengaruh parsial terhadap akuntalibilitas pengelolaan dana desa., 3). Pemanfaatan teknologi informasi berpengaruh terhadap Akuntalibilitas Pengelolaan Dana Desa, yang dibuktikan dengan nilai signifikasi sebesar 0,08 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa Pemanfaatan teknologi informasi berpengaruh parsial terhadap akuntalibilitas pengelolaan dana desa., 4). Sistem pegendalian internal, Kompetensi Aparat Desa dan Pemanfaatan teknologi informasi berpengaruh terhadap Akuntalibilitas Pengelolaan Dana Desa, yang dibuktikan dengan nilai signifikasi sebesar 0,00 alfa 0,05, sehingga da dapat disimpulkan bahwa Sistem pegendalian internal, Kompetensi Aparat Desa dan Pemanfaatan teknologi informasi berpengaruh terhadap Akuntalibilitas Pengelolaan Dana Desa., 5). Sistem pegendalian internal, Kompetensi Aparat Desa dan Pemanfaatan teknologi informasi memiliki besar pengaruh 77,8%, yang dibuktikan dengan nilai R Square sebesar o,778
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kesejahteraan pelaku UMKM adalah konsep yang luas dan multidimensi, yang merujuk pada tingkat kualitas hidup dan kesejahteraan individu atau rumah tangga yang menjalankan usaha mikro, kecil, atau menengah. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh Bantuan Langsung Tunai, Pendapatan Usaha dan Kesejahtraan Pelaku UMKM di Kelurahan Kalabahi Tengah Kecamatan Teluk Mutiara Kabupaten Alor. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah seluruh Pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kelurahan Kalabahi Tengah Kecamatan Teluk Mutiara Kabupeten Alor berjumlah 50 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, kuesioner, dan studi pustaka. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi liner berganda. Pengujian hipotesis menggunakan uji t, uji F dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1). Secara parsial variabel Bantuan Langsung Tunai berpengaruh terhadap Kesejahtraan Pelaku UMKM di Kelurahan Kalabahi Tengah, Kecamatan Teluk Mutiara Kabupaten Alor yang dibuktikan dengan nilai signifikansi sebesar 0,003 atau 00,3%. 2). Secara parsial variabel Pendapatan Usaha berpengaruh terhadap Kesejahtraan Pelaku UMKM di Kelurahan Kalabahi Tengah, Kecamatan Teluk Mutiara Kabupaten Alor yang dibuktikan dengan nilai signifikansi sebesar 0,29 atau 2,9%. 3). Secara simultan variabel Bantuan Langsung Tunai, Pendapatan Usaha berpengaruh positif dan signifikansi terhadap Kesejahtraan Pelaku UMKM di Kelurahan Kalabahi Tengah, Kecamatan Teluk Mutiara Kabupaten Alor yang dibuktikan dengan nilai signifikansi sebesar 0,000b atau 00,0% alfa 0,05. 4). Bersarnya pengaruh Koefisien determinasi variabel Bantuan Langsung Tunai Dan Pendapatan Usaha terhadap Kesejahteraan Pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah Di Kelurahan Kalabahi Tengah Kecamatan Teluk Mutiara Kabupaten Alor sebesar 96,3% sedangkan sisanya 0,037 atau 3,7% merupakan faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.