Abstrak
Haron Madibagor, 2026. Strategi Guru dalam Mengatasi Kesulitan Membaca Siswa Kelas III Di SD Negeri 11 Probur. Program Studi Pendidikan Teologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tribuana Kalabahi. Pembimbing 1. Dr. Fredrik Abia Kande, M.Pd., Pembimbing II. Adolfina Oualeng, M.Th.PAK. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi guru dalam mengatasi kesulitan membaca siswa kelas lll di UPTD SD Negeri 11 Probur. Kemampuan membaca merupakan keterampilan dasar yang sangat penting dalam menunjang keterampilan belajar di sekolah dasar. Namun, berdasarkan hasil observasi awal ditemukan bahwa masih terdapat siswa yang mengalami kesulitan membaca, seperti kesulitan menggabungkan suku kata, membaca dengan tempo lambat, serta kurang memahami isi bacaan. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh keterbatasan bahan bacaan, minimnya media pembelajaran, rendahnya kebiasaan membaca siswa serta pengunaan metode pembelajaran yang masih kurang bervariasi Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Lokasi penelitian dilaksanakan di UPTD SD Negeri 11 Probur. Sumber data penelitian terdiri atas data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dengan tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis kesulitan membaca yang dialami siswa meliputi kesulitan membaca suku kata, membaca dengan lancar, serta memahami isi bacaan sederhana. Dalam mengatasi kesulitan tersebut, guru menerapkan beberapa strategi, yaitu membaca bersama, membaca terbimbing, pengunaan kartu huruf dan kartu kata, pemberian latihan membaca secara rutin, serta pelaksanaan kegiatan literasi 15 menit seblum pembelajaran dimulai. Guru juga memberikan bimbingan individual dan motivasi kepada siswa agar lebih percaya diri dalam belajar membaca. Meski demikian, guru masi mengalami beberapa kendala, seperti keterbatasan fasilitas, serta perbedaan kemampuan membaca siswa dalam satu kelas. Berdasarkan hasil penelitian, peneliti menyarankan agar guru terus mengembangkan strategi pembelajaran yang lebih kreatif dan bervariasi sehingga siswa lebih termotivasi dalam belajar membaca. Sekolah juga diharapkan dapat menyediakan fasilitas dan media pembelajaran yang mendukung kegiatan literasi siswa. Selain itu, orang tua perlu memberikan perhatian dan pendampingan kepada anak dengan membiasakan kegiatan membaca di rumah. Siswa diharapkan lebih rajin berlatih membaca agar kemampuan membaca semakin meningkat. Peneliti selanjutnya juga diharapkan dapat mengembangkan penelitian ini dengan mengunakan metode atau media pembelajaran yang lebih inovatif sehingga dapat mrmbantu mengatasi kesulitan membaca siswa secara lebih efektif. Kata kunci : Strategi guru, kesulitan membaca, kemampuan membaca.