Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Fear of Missing Out (FOMO), literasi keuangan, dan gaya hidup hedonis terhadap pengelolaan keuangan mahasiswa Generasi Z di Fakultas Ekonomi Universitas Tribuana Kalabahi, Kabupaten Alor. Perkembangan teknologi dan media sosial yang pesat memicu munculnya fenomena FOMO yang dapat mendorong individu untuk mengikuti tren secara berlebihan, sehingga berpotensi menimbulkan perilaku konsumtif. Di sisi lain, literasi keuangan menjadi faktor penting dalam membantu mahasiswa memahami, mengelola, dan mengambil keputusan keuangan secara bijak. Sementara itu, gaya hidup hedonis cenderung mendorong pola konsumsi yang berorientasi pada kesenangan dan kepuasan sesaat tanpa mempertimbangkan kondisi keuangan.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada mahasiswa Generasi Z dengan teknik purposive sampling. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan metode regresi linear berganda untuk mengetahui pengaruh masing-masing variabel independen terhadap variabel dependen.Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial FOMO dan gaya hidup hedonis berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pengelolaan keuangan, sedangkan literasi keuangan berpengaruh positif dan signifikan. Secara simultan, ketiga variabel tersebut juga memiliki pengaruh signifikan terhadap pengelolaan keuangan mahasiswa.Penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran mahasiswa dalam mengelola keuangan secara lebih bijak serta menjadi referensi bagi penelitian selanjutnya.