Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja keuangan pada Koperasi Karyawan Sejahtera Tribuana Kalabahi Kabupaten Alor periode 2022-2025. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya evaluasi kesehatan finansial bagi koperasi sebagai organisasi berbasis anggota guna menjamin keberlanjutan usaha dan pelayanan yang optimal. Kinerja keuangan diukur menggunakan instrumen rasio keuangan yang meliputi rasio likuiditas (Current Ratio dan Cash Ratio), rasio solvabilitas (Debt to Asset Ratio dan Debet to Equity Ratio), dan rasio rentabilitas (Return on Assets dan Return on Equity). Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif. Data yang digunakan adalah data sekunder berupa laporan posisi keuangan (neraca) dan laporan sisa hasil usaha (SHU) KOPKATRIS Sejahtera selama empat tahun terakhir. Teknik analisis data dilakukan dengan menghitung rasio-rasio keuangan kemudian membandingkannya dengan standar kriteria kesehatan koperasi yang berlaku untuk menentukan tingkat kinerja keuangan organisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari aspek likuiditas, KOPKATRIS Sejahtera berada dalam posisi yang sangat likuid dengan rata-rata Current Ratio mencapai 563,33%, di mana angka tertinggi terjadi pada tahun 2022 sebesar 617,44%, mencerminkan kemampuan yang sangat kuat dalam memenuhi kewajiban jangka pendek. Dari aspek solvabilitas, nilai Debt to Asset Ratio (DAR) berada pada rata-rata 38,18%, dengan angka terendah pada tahun 2024 sebesar 35,42%, yang menunjukkan tingkat risiko rendah karena sebagian besar aset dibiayai oleh modal sendiri. Namun, pada aspek rentabilitas, ditemukan adanya fluktuasi pada nilai Return on Equity (ROE) dengan rata-rata 7,68%. Pada tahun 2025, ROE mengalami penurunan yang cukup signifikan menjadi 6,21% dibandingkan tahun sebelumnya (9,18%), yang dikategorikan kurang baik menurut standar efisiensi. Secara keseluruhan, kinerja keuangan koperasi tergolong stabil dan sehat pada aspek keamanan aset, namun memerlukan optimalisasi dalam perputaran modal untuk meningkatkan sisa hasil usaha. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi bagi pengurus koperasi dalam mengambil kebijakan strategis dan menjadi referensi akademik bagi pengembangan ilmu manajemen keuangan koperasi.