Abstrak
Perkembangan media digital membuat promosi pariwisata semakin bergantung pada media sosial dan konten kreator. Penelitian kuantitatif ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh promosi media sosial (X1), kualitas konten kreator (X2), dan electronic word of mouth (X3) terhadap keputusan berkunjung wisatawan (Y) di Kampung Tradisional Takpala, baik secara parsial maupun simultan. Sampel penelitian berjumlah 50 wisatawan yang ditentukan melalui teknik accidental sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert dan dianalisis melalui regresi linier berganda dengan SPSS 16.0. Hasil uji instrumen menunjukkan seluruh data valid (Pearson Correlation > 0,3) dan reliabel (Cronbach Alpha > 0,6), serta memenuhi seluruh syarat uji asumsi klasik (normalitas sig 0,328 > 0,05, bebas heteroskedastisitas, bebas multikolinearitas dengan tolerance > 0,1 dan VIF 10, serta linier). Secara parsial, keputusan berkunjung dipengaruhi positif dan signifikan oleh promosi media sosial (t_{hitung} = 5,887; sig = 0,000 0,05), kualitas konten kreator (t_{hitung} = 5,374; sig = 0,000 0,05), dan electronic word of mouth (t_{hitung} = 2,983; sig $= 0,005 0,05). Secara simultan, ketiga variabel berpengaruh signifikan (F_{hitung} = 49,524; sig = 0,000 0,05$) dengan persamaan regresi $Y = 1,769 + 0,339X_1 + 0,373X_2 + 0,220X_3. Nilai R^2 sebesar 0,764 menunjukkan kontribusi pengaruh variabel bebas sebesar 76,4%, sedangkan 23,6% sisanya dipengaruhi faktor lain. Pengelola destinasi disarankan memperkuat strategi promosi digital, berkolaborasi dengan konten kreator berkualitas, dan mendorong ulasan positif dari wisatawan.